Total Tayangan Laman

Senin, 24 September 2012

Perbedaan DESA dan KOTA


Wilayah perkotaan/perdesaan merupakan salah satu satuan wilayah yang umum digunakan. Perkotaan/perdesaan di sini merujuk pada pengertian desa perkotaan (urban) atau desa perdesaan (rural) bukan kota (city). Untuk memahami klasifikasi desa perkotaan dan desa perdesaan perlu dijelaskan tentang beberapa pengertian secara statistik sebagai berikut:

1. Daerah perkotaan, adalah suatu wilayah administratif setingkat desa/kelurahan yang memenuhi persyaratan tertentu dalam hal kepadatan penduduk, persentase rumah tangga pertanian, dan aksesibilitas sejumlah fasilitas perkotaan, seperti jalan raya, sarana pendidikan formal, sarana kesehatan umum, dan sebagainya yang relatif mudah ditinjau dari segi jarak.

2. Daerah perdesaan, adalah suatu wilayah administratif setingkat desa/kelurahan yang belum memenuhi persyaratan tertentu dalam hal kepadatan penduduk, persentase rumah tangga pertanian, dan aksesibilitas sejumlah fasilitas perkotaan, seperti jalan raya, sarana pendidikan formal, sarana kesehatan umum, dan sebagainya yang relatif sulit dari ditinjau dari segi jarak.

Kriteria desa perkotaan yang digunakan di Indonesia telah mengalami beberapa kali penyempurnaan, sesuai dengan perkembangan pembangunan wilayah. Penyempurnaan tersebut dilakukan setiap 10 tahun sekali dan biasanya menjelang pelaksanaan Sensus Penduduk (SP). Sampai sekarang sudah dilakukan 4 (empat) kali penyempurnaan yang secara berturut-turut menghasilkan kriteria desa perkotaan 1961, kriteria desa perkotaan 1971, kriteria desa perkotaan 1980, dan kriteria desa perkotaan 2000. Menjelang SP 1990 tidak dilakukan penyempurnaan kriteria desa perkotaan sehingga tidak ada kriteria desa perkotaan 1990. Demikian juga menjelang pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 tidak dilakukan penyempurnaan kriteria desa perkotaan, sehingga kriteria desa perkotaan yang digunakan adalah kriteria desa perkotaan 2000 yang hanya terdapat sedikit penajaman.

Kriteria desa perkotaan 2000 merupakan kriteria yang sampai sekarang masih diterapkan. Kriteria desa perkotaan 2000 menggunakan tiga indikator sebagai ukurannya, yaitu: kepadatan penduduk per km2 (KPD), persentase rumah tangga pertanian (PRT), dan keberadaan atau akses untuk mencapai fasilitas perkotaan (AFU). Berdasar tiga indikator tersebut diketahui bahwa suatu desa dapat mencapai skor maksimum yang besarnya 26 dan dapat mencapai skor minimum yang besarnya 2. Sedangkan batas skor (cut of point) yang digunakan untuk penentuan desa perkotaan besarnya 10. Sehingga desa-desa yang mempunyai total skor 10 atau lebih ditetapkan sebagai desa perkotaan, sebaliknya desa-desa dengan total skor kurang dari 10 ditetapkan sebagai desa perdesaan.

Pada Tabel di bawah ini disajikan secara lengkap variabel, klasifikasi, skor, dan kriteria yang digunakan dalam klasifikasi desa perkotaan-perdesaan.

Variabel, Klasifikasi, Skor, dan Kriteria Desa Perkotaan 2000

Variabel/ Klasifikasi
Skor
(1)
(2)
TOTAL SKOR
·         · Skor minimum
2
·         · Skor maksimum
26
1.
Kepadatan penduduk
·         < 500
1
·         500 – 1.249
2
·         1.250 – 2.499
3
·         2.500 – 3.999
4
·         4.000 – 5.999
5
·         6.000 – 7.499
6
·         7.500 – 8.499
7
·         8.500 <
8
2.
Persentase rumah tangga pertanian
·         70,00 <
1
·         50,00 – 69,99
2
·         30,00 – 49,99
3
·         20,00 – 29,99
4
·         15,00 – 19,99
5
·         10,00 – 14,99
6
·         5,00 – 9,99
7
·         < 5,00
8
3.
Akses fasilitas umum
0, 1, 2, …, 10
A).
Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK)
·         Ada atau £ 2,5 km
1
·         > 2,5 km
0
B).
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
·         Ada atau £ 2,5 km
1
·         > 2,5 km
0
C).
Sekolah Menengah Umum (SMU)
·         Ada atau £ 2,5 km
1
·         > 2,5 km
0
D).
Pasar
·         Ada atau £ 2 km
1
·         > 2 km
0
E).
Bioskop
·         Ada atau £ 5 km
1
·         > 5 km
0
F).
Pertokoan
·         Ada atau £ 2 km
1
·         > 2 km
0
G).
Rumah Sakit
·         Ada atau £ 5 km
1
·         > 5 km
0
H).
Hotel/Bilyar/Diskotek/Panti pijat/Salon
·         Ada
1
·         Tidak ada
0
I).
Persentase Rumah Tangga Telepon
·         ³ 8,00
1
·         < 8,00
0
J).
Persentase Rumah Tangga Listrik
·         ³ 90,00
1
·         < 90,00
0
Total Skor ³ 10 Þ Desa Perkotaan (Urban)
Total Skor < 10 Þ Desa Perdesaan (Rural)

Kesimpulannya: Jika total skor di atas 10 = tergolong desa perkotaan, jika kecil dari 10 = desa perdesaan.
*****